widget

8 Nov 2013

Cerpen

Diposting oleh Unknown di 20.42 0 komentar
SEPOTONG CERITA SAAT JAM KOSONG
Karya Disca Betty Viviansari

Riuh sekali. Jutaan suara yang bersahut mulai membumbung tinggi menguasai pikiranku. Bergantian. Hilir mudik masuk dan keluar. Memecah konsentrasiku yang sedari tadi aku pupuk satu per satu. Sepertinya suara-suara yang kurang penting itu telah menginfeksi seluruh program dalam otakku. Kemudian disusul mulai memanas. Sistem otakku terganggu.

Perlahan. Yah, perlahan sekali mulai aku rasakan suara itu berkurang. Mengecil. Dan kemudian hanya sayup-sayup terdengar. Angin datang. Seakan membawa kericuhan itu menjauh. Sekali lagi angin datang. Dan hilang semua suara itu. Damai. Angin berhembus lagi. Membuaiku dalam alam pikiran yang semu.
Sepotong Cerita Saat Jam Kosong
Kupandangi tanaman depan kelasku. Ntah sudah berapa kali dia bertahan melawan hujan dan panas beberapa hari ini. Terlihat lemah dan layu. Menderita. Sehelai daunnya jatuh dan melayang. Seperti jiwaku yang aku sendiri tak kuasa bagaimana mengendalikannya. Pikiran yang bertahan, dan jiwa yang melayang. Mataku masih lekat memandang daun itu. Dia jatuh di pelataran kelasku. Dan terinjak. Kemudian hancur, dan tersapu angin yang kelihatan ragu-ragu menepisnya.

Mereka yang di luar alam pikirku tak pernah tau. Karena kurasa mereka memang tak pernah ingin tau. Mungkin yang mereka tau, aku hanyalah seorang remaja dengan goncangan jiwa. Dan yang mungkin juga mereka tau, aku tidak pernah ingin berinteraksi dan berbicara seperti mereka. Mereka hanya tau sebagian kecil dari aku. Mereka tidak tau. Aku yang berusaha bercerita dalam diam. Aku yang berusaha mengenal dalam kejauhan. Dan satu yang sangat aku tau. Aku mencintai alam pikirku. Dan tak akan pernah meninggalkan alam imajinasiku ini.

8 Jun 2013

Drama "Never on Wednesday"

Diposting oleh Unknown di 05.37 0 komentar

Drama Never on Wednesday Karya Richard A. Via

T E M A
Tema utamanya yakni kejutan ( Surprise ) dan kebahagiaan atau keharmonisan suatu keluarga. Drama ini menceritakan bagaimana Fred ingin memberi kejutan kepada keluarganya dengan menjemput sang nenek di stasiun. Tema keharmonisan keluarga tampaknya juga mendapat tempat dalam drama ini dan hal ini bisa dirasakan langsung dalam keluarga Mr. & Mrs. Paul.

A L U R
Alur drama ini merupakan alur maju yakni menceritakan kejadian atau situasi mulai dari awal sampai akhir. Diawali dengan perbincangan antara orang tua dan ketiga anaknya hingga akhirnya keberangkatan ketiga anak mereka menjemput sang nenek di stasiun.

S E T T I N G
Setting drama ini yakni di sebuah ruang keluarga yang umumnya dapat dijumpai di rumah-rumah orang Amerika.

K A R A K T E R
AYAH ( MR. Paul) : digambarkan sebagai sesosok ayah berusia 40-45 tahun yang tegas dan bertanggungjawab terhadap keluarga terutama dalam memberi perhatian terhadap anak-anaknya. Selain itu sosoknya juga teguh dalam memegang prinsip (principle man). Ia juga memiliki sifat bijaksana dan tidak mudah terpengaruh oleh alasan apapun dalam mengambil keputusan. Ia tidak ingin menjadi orang tua yang senang memanjakan anak.

IBU (MRS. Paul) : merupakan sosok ibu berusia sekitar 38-40 tahun yang memiliki sifat penyayang, mampu menjadi penengah konflik (mediator) antara ayah dan anak-anaknya dan ia juga memiliki ide-ide yang bagus/menarik. Menariknya ia juga memiliki sifat humoris. Ia juga kadang bertindak layaknya seorang komandan dalam mengontrol keadaan keluarganya terutama ketiga anaknya.

FRED : adalah anak pertama Mr. & Mrs. Paul yang telah berusia 17 tahun. Ia adalah seorang pemuda yang berpikiran dewasa dan penyabar serta baik hati. Fred juga termasuk seorang pemuda yang rajin belajar dan berbakti kepada orang tua.

DOROTHY ( DOT) : merupakan anak kedua dari Mr. & Mrs. Paul dan berusia 16 tahun. Dot merupakan gadis remaja yang amat memperhatikan penampilan kesehariannya terutama kecantikannya. Sayangnya meski cantik, ia senang mengganggu kesenangan orang lain atau berbuat usil.

TOM : anak ketiga Mr. & Mrs. Paul yang telah berusia 14 tahun. Sebagai anak bungsu tidak mengherankan sifatnya terkadang amat manja dan juga senang mengganggu atau berbuat usil. Meski demikian, menariknya karena ia merupakan seorang kutu buku.

PLOT
Drama ini dimulai dengan suara deringan telepon yang berada di dekat Dorothy (Dot) dan Fred. Keduanya dengan cepat melompat karena ingin menjadi yang lebih dahulu mengangkat telepon tersebut karena masing-masing beranggapan bahwa telepon tersebut pastilah untuk salah satu dari mereka. Fred mengira bahwa telepon itu berasal dari teman wanitanya dan begitu pula dengan Dot yang menyangka bahwa telpon tersebut dari teman prianya (pacarnya). Karena Fred yang berada paling dekat dengan telepon itu maka ia berhasil mendapatkannya.

Fred yang sangat gembira setelah menerima telpon itu lalu mendekati ayahnya yang sedang asyik membaca koran. Fred lalu memohon kepada ayahnya agar diberi izin untuk memakai mobil malam itu. Ketika Fred berusaha membujuk ayahnya, Dot dan Tom menyela karena tidak setuju bila ayahnya memberi izin kepada Fred untuk memakai mobil itu. Mereka menganggap bahwa Fred akan menggunakan mobil itu untuk bersenang-senang atau berkencan dengan pacarnya yang baru saja menelponnya. Saat itulah sang ibu (Mrs. Paul) datang dan menengahi perseteruan mereka. Sang ibu berhasil meredakan ketegangan di antara anak-anaknya begitupula dengan sang ayah.

Fred berharap ibunya itu dapat membantunya untuk membujuk sang ayah agar diizinkan menggunakan mobil malam itu juga. Namun dengan tetap berpura-pura sibuk membaca koran, ayahnya tetap bersikeras untuk tidak memberikan izin kepadanya karena berdasarkan kesepakatan dalam keluarga mereka bahwa selain hari Jum’at, Sabtu dan minggu sore, maka mobil tidak boleh digunakan. Hal ini diingatkan pula oleh Dot karena hari ini adalah hari Rabu.

Sang ibu lalu meminta penjelasan Fred mengenai alasan putranya itu untuk memakai mobil hari itu. Namun Fred berusaha menyembunyikan maksud yang sebenarnya karena itu merupakan alasan pribadi yang ingin ia rahasiakan.

Mendengar hal itu kedua adiknya tetap protes sembari memaki-maki kakaknya yang dianggap egois. Mereka tetap memprotes keinginan keras Fred yang ingin memakai mobil itu malam ini juga. Sementara itu ibu mereka masih terus berusaha membujuk sang ayah agar bersedia mengizinkan Fred memakai mobil. Namun sang ayah mengatakan bahwa yang namanya peraturan tetaplah peraturan dan harus dipatuhi.

Fred tak mau menyerah dan ia terus membujuk agar sang ayah mengijinkannya memakai mobil malam itu dengan alasan bahwa ia hendak memberi mereka sebuah kejutan. Sementara itu sang ibu masih merasa curiga bahwa Fred akan menggunakan mobil itu untuk berkencan apalagi kedua adiknya yang bernama Tom juga berceloteh bahwa Fred akan membawa mobil itu untuk menonton di bioskop bersama seorang gadis yang merupakan pacar barunya.

Fred pun lalu mencoba memberi alasan kepada ibunya bahwa ia tidak akan pergi berkencan bersama pacarnya seperti yang disangkakan oleh kedua adiknya. Fred mengancam akan naik taksi jika tetap tidak diizinkan menggunakan mobil tersebut. Sang ayah protes karena ia yakin bahwa menggunakan jasa taksi sangat mahal. Karena itu sang ayah lalu kembali bertanya seberapa pentingya mobil itu bagi Fred malam-malam begini. Sang ibu mencoba membantu Fred dengan mengatakan bahwa alasan Fred bersifat rahasia.

Tak tahan dengan celoteh kedua adiknya yang terus memanas-manasi sang ayah agar tidak memberinya izin, Fred pun akhirnya berterus terang kepada mereka semua bahwa ia akan menggunakan mobil itu untuk menjemput sang nenek di Stasiun. Jadi yang menelpon tadi adalah nenek mereka sendiri juga. Dan Fred mengatakan bahwa saat itu sang nenek sebenarnya sudah berada di stasiun sehingga ia harus segera menjemputnya. Sang nenek bahkan menelpon untuk memberitahu bahwa ia hendak naik taksi ke rumah mereka.

Mendengar hal itu mereka semua yang ada di ruang keluarga itu menjadi sangat terkejut dan menyayangkan mengapa Fred tidak langsung berterus terang saja sejak awal sehingga tidak perlu ada keributan kecil dalam keluarga mereka. Fred pun menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud apa-apa kecuali ingin memberikan kejutan kepada mereka semua.

Akhirnya, mereka sekeluarga bahagia dan girang karena akan kedatangan nenek mereka. Kedua adik Fred pun menghentikan kesibukan belajar mereka saat itu juga lalu bergegas mempersiapkan diri untuk ikut bersama kakak mereka untuk menjemput sang nenek. Sang ibu mulanya menegur Tom agar mengerjakan saja PR-nya. Namun Tom keburu menutup bukunya dan mengatakan bahwa ia akan mengerjakannya nanti setelah menjemput nenek mereka. Sang ibu yang gembira pun menyuruh agar Fred segera bergegas menjemput nenek mereka. Tentu saja sang ayah memberi izin kepada Fred untuk memakai mobil malam itu juga dan berpesan agar Fred berhati-hati mengemudi di jalan raya.

Saat ketiga anak mereka berangkat menjemput sang nenek, sang ayah dan ibu pun mulai mempersiapkan diri dengan merapikan dan menata ruang tamu serta mempersiapkan makanan istimewa untuk menyambut kedatangan sang nenek tersebut.

Dalam dialog akhir sang ibu merasa heran mengapa sang nenek tidak mengabarkan terlebih dahulu bahwa dia akan datang padahal dengan demikian ia bisa mempersiapkan segala sesuatunya. Mr. Paul lalu menerka-nerka mungkin nenek tidak ingin membuat mereka menjadi sibuk mempersiapkan kedatangannya sehingga tidak memberitahu Mrs. Paul. Hal ini membuat Mrs. Paul merasa penasaran dan ingin tahu ada apa sebenarnya.

1. KESIMPULAN
Never on Wednesday merupakan sebuah drama yang sangat menarik untuk dianalisa. Drama merupakan drama situasi komedi yang merefleksikan kehidupan sehari-hari masyarakat tradisional Amerika. Salah satu isu yang paling menarik dari drama ini yaitu perihal generasi muda dari sisi positif. Peran atau keberadaan ketiga anak Mr. dan Mrs. Paul mampu menghadirkan kedinamisan dalam keluarga berkat kehalusan tata cara mereka dalam berargumentasi sehingga kehidupan keluarga mereka tidak membosankan.

Kisah dalam drama singkat ini mungkin dewasa ini sudah terbilang langka terutama dalam masyarakat Indonesia. Keharmonisan keluarga yang tercapai berkat kesabaran dan juga kebijaksanaan dalam mengambil keputusan maupun alur berpikir dari masing-masing karakter seyogyanya dapat dijadikan contoh dalam kehidupan keluarga kita sehari-hari. Sayang sekali, pemuda yang memiliki perangai seperti Fred dan saudara-saudaranya sudah sulit ditemui di kehidupan nyata kita sekarang ini. Dewasa ini para pemuda atau remaja yang kita lebih banyak yang tingkahnya sering menyusahkan orang tua karena senang berfoya-foya atau malah sering bertengkar sesama saudara mereka. Selain itu orang tua yang bijak dan tegas pun rasanya sudah ikut menjadi makhluk yang langka pula. Drama ini mengajarkan pula tentang kedisiplinan, baik itu menyangkut hal-hal kecil seperti waktu belajar maupun aturan tak tertulis yang telah disepakati bersama dalam suatu keluarga. Singkatnya untuk menjalin suatu keharmonisan keluarga yang dinamis mutlak diperlukan hal-hal seperti sifat bijaksana, penyabar, tegas, senang berbuat baik dan disiplin.

Secara keseluruhan dialog dalam drama ini mudah dicerna karena berlandaskan keadaan kehidupan sehari-hari dan juga bersifat jenaka atau mengandung humor sehingga dapat mengusir kebosanan.


23 Mei 2013

Education Articles

Diposting oleh Unknown di 17.55 0 komentar

Developing a Reading Habit

With Internet, console video games and television surrounding children today, the whole idea of sitting down with a book has almost vanished. How do you get it back into your child?

It is very important to read into your child’s situation especially if your child isn’t doing much of reading. With the amount of console videogames, computers and television that children, today, are exposed to, it isn’t a surprise that reading is a dying habit.
Studies have shown that schools and teachers do not have as big an influence on children as parents & friends do. The people that children spend the most time with are the ones who govern their thoughts and directions in life. To be around people who propagate learning and reading is always a good thing for a child.
There are many benefits to picking up such reading habits, especially when it comes to matters that pertain to the child’s mental growth. Without a reading habit, a child can grow up with some difficulties, especially if in a line of work that requires reading at any level.

Reading Habits

WHY READ?

here are many reasons why children need to make reading a part of their lives. While most of them pertain to their future and, in some way, help the mental growth of the child. Along with growth, reading also stimulates the mind. However, the primary reasons to inculcate such a wonderful habit in your child are:

• An Active Mind: when you child picks up a book and reads, his mind receives stimulation. At a younger age, the books given to children contain colourful images and large fonts. This helps stimulate parts of the brain, especially those that deal with vision and creativity. Colours and large words have been scientifically proven to enhance a child’s attention and retention powers.

• Fundamental Skills: The first step towards a wonderful life is to build your child’s fundamentals. There is no better way of doing this than books. If it isn’t about the information that these books contain, then it is about the whole concept of reading. Children not only improve their attention span and concentration ability, they also improve their comprehension, reading speed as well as spelling & grammar.

• Improves Vocabulary: Reading different kinds of books as well as authors ensures that children are exposed to a wide universe that is diverse and exciting at the same time. There is absolutely no doubt that if allowed to, a book can widen a child’s horizon beyond all possibilities. Vocabulary, spelling and new words are just some of the wonderful gifts that a child can earn through these fantastic books.

• Concentration & Focus: when a child spends hours reading his favourite book, he is inadvertently learning how to keep her/his mind on something. While this may not seem like a conscious effort at the time, it automatically gives the child the ability to concentrate. Whether reading, learning or simply looking at pictures, the child’s mind learns to pay attention to the task at hand – an invaluable skill as they grow up with more distractions around them.

• Increased Self-Esteem: As a child reads books, s/he learns new things that give them more confidence in their ability. An increase in knowledge automatically makes the child feel more confident. The child finds a new love in books. With a steady companion for all times, children can easily make their world fuller and a better place as long as they have books to take them through.

• Memory Boost: As a child reads through books, they read along a storyline that holds meaning only if you remember what happened earlier along its path. This means that if a child is engrossed in a book right until the end, then s/he is surely aware of what happened in the beginning. In young children, such reactions are extremely admirable. While this is just one way to improve a child’s memory, it is the most fun way as not only does the child read a wonderful story but the better the story, the longer the child holds onto it in her/his mind. This is nothing but a memory and retention boost that children unknowingly acquire.

• Creativity: There is scientific evidence that colourful objects, even in books, invigorate a child’s mind. There is no limit to the creativity that mind can achieve, especially when it is untouched by real-world limitations. As parents, you may want your child to grow with a certain minimum level of intelligence in mind. Exposing her/him to books early on will get the child interested in colours, shapes and pictures. Storylines, when supported by pictures, allow children to imagine what the situation is like. For e.g. When a child sees the picture of a rabbit and then reads about it burrowing a hole in the ground, s/he can try and imagine the way it would look. This is invaluable compared to a television set that simply throws the image at the child.

• Expertise Builder: Books are not just about helping children grow. They are also about helping them hone their skills, even at an early age. Irrespective of the kind of interests a child has, reading more and more about them will help them develop a strong understanding of the subject matter and, therefore, develop a level of knowledge regarding the subject matter.

• Stress Buster: Books can be an incredible way to escape from your world, within your mind. Better than any drug on the market, books can take your mind completely away from all your worldly problems, into a whole new realm of limitless possibilities. This is something that is not just relevant to kids, but even to people of all ages who are willing to take their mind of troubles and stress.

Reading habit ... the road to literacy and knowledge

GETTING YOUR CHILD INTERESTED

There are numerous ways to get your child involved in books and begin enjoying the whole reading process. While they are young, getting exposed to books is the best way for them to pick up this wonderful habit. While in the case of really young children, you may have to take the initiative, in most cases a book that looks interesting will be picked up, without hesitation, by most children.

• Bed time Stories: For really young children associating awesome bedtime stories with books is the best way to get started. Simply read out to them, aloud, and with complete expressions and sounds. This will not only help them understand the story better, it also helps them create imagery within their head, enhancing their creativity. This association of images with words is the first step to moving on towards reading books.

• Reading Poems and Reciting Them: Poems are a great way to improve your child’s understanding of language and grammar. Poems always evoke thought and when reciting them with your child, you create this urge to understand, what they are saying, in them.

• Find out their interests: It is extremely important to know exactly what your child is looking for in books. Without you understanding their world, it is impossible for you to expect them to come into your world. So take the time to understand your child and make the most of this wonderful opportunity to get them to read.

• Keep it thin and colourful: when you child is just reading for the first time, make sure there are enough interesting things in them to make them want to keep at it. Fat books are a strict no-no, as are books without any pictures. If you even think of buying something like that, simply burn away that college fund because no child will read anything that isn’t colourful, doesn’t have pictures or isn’t readable in a short time. If you do want your child to read better books, be patient and it will come on its own.

• Read as a Family: Studies have shown that children mimic their family to a large extent. If they live in a family that breathes in front of the television, they will also end up doing the same. However, if you are a family that enjoys spending time together, especially when reading, your child will enjoy the experience even more. After all, what’s better than the entire family cuddled up in front of a fire, listening to a fantastic story that everyone can enjoy?
Reading is a habit that people generally develop at a young age. Adults are rarely known to pick up the habit if they haven’t as a child. As a parent, your role is to make the process as pleasant as possible for your child. Even if s/he doesn’t seem inclined towards reading at first, be persistent.
Spending time alone, with a book, is a much better way for a child to expand her/his horizons than sitting in front of the television or computer, playing games. You will find that there are few better ways to give your children a better life, than books.

Reading, Writing and Wellness

 

 

 

20 Apr 2013

Dress

Diposting oleh Unknown di 13.36 0 komentar
Borner top pinguin













Cardi Batwing














Carmila blouse fit to xl











long dress











ladies jersey

 

Nenk Ana Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea